Pertemuan Lembaga KM ITB : Mencari Ruang Dialog

Hari Minggu lalu (4/09), para wakil dari lembaga-lembaga KM ITB berkumpul dengan beberapa pihak dari Kabinet KM ITB untuk membahas perkara yang terjadi mulai Kamis (1/09) minggu lalu. Pihak Kabinet KM ITB yang hadir pada perkumpulan ini antara lain Jaka Satria (GL07) selaku Menko Dinamisasi Kampus KM ITB.

Pada pertemuan tersebut, seluruh peserta sepakat bahwa komunikasi antara rektorat dengan mahasiswa kurang baik. Maka dari itu, pihak Kabinet berencana menghadap rektorat hari Senin (5/09). Pihak Kabinet bermaksud mengajak rektorat membuka ruang dialog dengan wakil-wakil mahasiswa. Dengan adanya ruang dialog ini, komunikasi antar rektorat dan mahasiswa dapat diperbaiki dan kejadian yang serupa tidak terulang lagi.

Perkara yang dibahas ini berupa kejadian pengangkutan barang-barang yang terletak pada selasar tiap sekretariat lembaga kemahasiswaan di kampus. Kegiatan pengangkutan barang tersebut dilakukan oleh UPT K3L dan Dir SP, sebagaimana tertera pada surat yang ditinggalkan pada tiap sekretariat lembaga.

Surat yang ditinggalkan pada sekretariat lembaga KM ITB setelah pembersihan (Sumber: Adam Ardisasmita)

Kejadian ini telah menimbulkan keresahan pada mahasiswa melalui media social-networking, terutama Twitter. Isu mulai diangkat dan dibahas ketika @gibranwow mengeluarkan tweet pada hari Kamis (1/09) siang. Tweet ini pun ditanggapi oleh massa dan menimbulkan kericuhan serta berita simpang siur mengenai kejadian yang akrab disebut #G1SK3L ini.

Mari kita doakan agar pertemuan pihak Kabinet dengan rektorat hari ini membuahkan hasil yang menguntungkan bagi kedua belah pihak dan posisi mahasiswa senantiasa diakui! (KOMINFO/Ata)

Tag untuk tulisan ini:

Tulis Komentar