Sejak Kamis siang (22/03) telah berhembus kabar yang menyatakan bahwa perwakilan Keluarga Mahasiswa ITB (KM-ITB) melakukan perjalanan ke Cina bersama SBY. Perjalanan ini merupakan ajakan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga untuk bergabung dengan rombongan kunjungan SBY ke Pemerintahan Negeri Bambu. Ajakan ini disinyalir sebagai cara untuk meredam aksi penolakan naiknya harga BBM, seperti yang dikutip dari Media Indonesia pada Selasa lalu http://www.mediaindonesia.com/read/2012/03/21/307290/284/1/-Ajak-Mahasiswa-ke-China-Salah-Sasaran
Terlepas dari kemungkinan bahwa ajakan ini adalah usaha untuk meredam aksi mahasiswa, Menteri Koordinator Eksternal Keluarga Mahasiswa menjelaskan bahwa memang ada mahasiswa ITB yang secara pribadi ikut dalam perjalanan ke Cina dengan SBY. Poin yang perlu ditegaskan dalam informasi ini yaitu mahasiswa tersebut tidak mengatasnamakan Keluarga Mahasiswa ITB, namun perwakilan atas nama pribadi. Mahasiswa ini dipilih langsung oleh Kementrian Menpora sebagai delegasi atas prestasi akademik yang dimilikinya. Berikut ini kutipan pernyataan Ramadhani Pratama selaku Menko. Eksternal KM-ITB dalam blognya :
Kami tegaskan sekali lagi, bahwa benar adanya ada seorang mahasiswa ITB yang ikut ke China bersama rombongan pemerintah. Namun dengan tegas kami nyatakan bahwa beliau bukan perwakilan dari KM ITB.
Kamipun tidak pernah memberikan tugas kepada orang tersebut untuk berangkat. Adapun pemilihan orang tersebut ke China, karena beliau dipilih langsung oleh seorang tenaga ahli di Kemenpora. Jadi, sama sekali kami atas nama KM ITB tidak mengirimkan seorangpun.
Kami juga senantiasa menjagai independensi kami sebagai sebuah organisasi mahasiswa, dan senantiasa kritis terhadap pemerintah.
Mengenai sikap terhadap kenaikan BBM 1 April 2012, KM ITB menyatakan menolak kenaikan BBM 1 April 2012. Kami akan melakukan penyikapan dalam waktu dekat, dan membacakan sikap dan tuntutan kami secara resmi.
(Sumber: EKSTERNAL/Dhani)