MENYAMBUT 2012: Bagaimana Kemahasiswaan Kita Di Tahun 2011?

Tak terasa sampai juga kita ke penghujung tahun 2011. Banyak suka duka yang telah kita lalui, salah satunya suka duka berkemahasiswaan. Tentunya banyak sekali cerita dan kenangan yang masing-masing dari kita miliki di tahun ini. Namun yang paling penting, apakah kita sudah memetik pelajaran dari yang sudah lalu?

Jika kita kilas balik agenda kemahasiswaan kita di tahun 2011, kita bisa lihat bahwa tahun ini dipenuhi dengan agenda-agenda besar dari hampir semua lembaga KM-ITB. Ada seminar, konferensi, lomba, pentas seni, expo dan masih banyak lagi. Sudah menjadi hal wajar bagi kita untuk melihat Lapangan Basket CC Barat dibangun panggung setiap bulannya, Aula Barat dan Timur digunakan setiap minggunya, serta baliho dan umbul-umbul dipasang setiap harinya.

Tentu saja dalam memenuhinya, banyak dana, SDM dan energi yang dihabiskan. Tapi seperti tujuan awal mahasiswa yang menyelenggarakannya, agenda-agenda tersebut dipenuhi untuk memperkenalkan ilmu dan profesinya, melakukan program pengabdian masyarakat, meningkatkan semangat berkarya dan berinovasi, berkontribusi bagi lingkungan sekitar dan macam-macam tujuan lainnya. Semua agenda tersebut dilakukan dengan tujuan yang baik dan mulia.

Memang, banyak yang berpendapat bahwa mahasiswa ITB jaman sekarang cenderung melakukan gerakan horizontal dibandingkan gerakan vertikal, di mana gerakan horizontal dicapai dengan adanya agenda-agenda besar tersebut. Tapi cukupkah gerakan-gerakan tersebut? Cukupkah kontribusi yang kita berikan, mengingat banyaknya hal yang dikeluarkan?

Jika kita mengingat kembali peristiwa ITB di-“demo” pada aksi solidaritas Alm. Sondang, banyak di antara kita yang bereaksi dengan rasa apatis dan tidak peduli, bahkan cemooh. Perlu kita ingat bahwa gerakan horizontal maupun vertikal semua mengarah pada tujuan yang sama, yaitu membangun bangsa dan negara. Sudah begitu nyamankah mahasiswa ITB dengan gerakan yang dilakukan, hingga lupa akan esensi dari adanya sebuah gerakan?

Tizar Bijaksana—Presiden KM-ITB—pernah menyatakan bahwa “KM-ITB memiliki tujuan-tujuan, dengan salah satunya adalah untuk memberikan dorongan kepada mahasiswa untuk menjadi pemimpin dan penggerak dalam kehidupan berbangsa dan ikut serta menyumbangkan karya dan pikiran dalam penataan kehidupan bangsa”. Seringkah kita mengintegrasikan tujuan utama KM-ITB ketika melakukan gerakan? Seringkah kita mengingat tujuan utama KM-ITB ketika mengkritik gerakan yang dilakukan mahasiswa ITB selain kita?

Menyambut tahun baru itu sama dengan membuka lembaran baru dalam kemahasiswaan kita. Semua yang kita telah kontribusikan tahun ini tentu membawa manfaat dan dampak positif bagi diri kita, kemahasiswaan kita serta lingkungan sekitar kita. Tapi tentunya lebih tepat jika kita terus berusaha untuk menjadi lebih baik, lebih bermanfaat dan lebih kritis dalam berkemahasiswaan.

Semoga di tahun 2012, kita akan tetap antusias, satu dan inisiatif dalam berkarya untuk Indonesia. Selamat menikmati awal tahun yang baru, massa kampus! (KOMINFO/Ata)