Academy Webinar Series kali ini mengangkat topik terkait ‘Bioproduk Berbasis Alga’. Sesi materi diawali dengan pemutaran video mengenai definisi Bioproduk. Lalu dilanjutkan dengan penjelasan mengenai Bioproduk oleh pembicara yaitu Anasya Rahmawati. 

Apa itu bioproduk?

Bioproduk merupakan material dari sumber daya hayati yang diproses dengan teknologi tertentu menjadi produk baru yang mempunyai nilai tambah dari segi ekonomi. Contohnya adalah penggunaan singkong dalam produksi bioetanol. 

Terdapat beberapa keunggulan dari bioproduk, yaitu :

  1. Terbarukan dan dapat dibudidayakan kembali.
  2. Ramah lingkungan. Karena berasal dari bahan organik yang ketika dibuang dapat diuraikan dengan baik oleh bakteri.
  3. Terdapat prinsip berkelanjutan.

Bioproduk bisa dihasilkan dari bioindustri dengan menggunakan agen hayati. Terdapat dua jenis agen hayati yaitu agen hayati yang berfungsi sebagai bahan baku dan agen hayati yang berfungsi sebagai bahan pengonversinya. 

Bagaimana cara meningkatkan efisiensi bioindustri?

Cara yang pertama adalah rekayasa biosistem yaitu melakukan rekayasa pada lingkungan biosistem sehingga dapat diperoleh bioproduk dalam jumlah yang tinggi dan kualitas yang baik

Kriteria perancangan bioindustri:

  1. Low cost: Biaya mencakup bahan baku, energi, tenaga kerja, biaya pengolahan limbah, dan lainnya.
  2. High productivity: Produktivitas yang tinggi menunjukkan waktu yang efisien.
  3. High yield: Perolehan yang tinggi pada suatu produk akan meningkatkan pendapatan.
  4. High quality: Kemurnian tinggi, sesuai standar, kualitas terkontrol dengan baik.

Apa saja jenis-jenis bioproduk?

  1. Food (pangan).
  2. Fungsional food (pangan fungsional).
  3. Fine chemical (bahan kimia).
  4. Fuel (bahan bakar nabati).
  5. Fiber (serat/biomaterial)
  6. Fertilizer (pupuk).
  7. Feed (pakan).

Contoh aplikasi bioproduk berbasis alga adalah masker spirulina yang sering digunakan sebagai produk perawatan kecantikan. 

Apa keunggulan alga pada produksi bioproduk?

Keunggulan alga dalam produksi bioproduksi adalah sebagai berikut:

  1. Tidak membutuhkan lahan yang luas.
  2. Pertumbuhan cepat.
  3. Produktivitas tinggi

Penulis: M. Husein Assyahid


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *