Kelas EPKM x Riliv merupakan kelas yang diadakan oleh Kementerian Edukasi dan Pendampingan Kesehatan Mental yang diselenggarakan untuk massa kampus ITB. Pihak yang memaparkan materi adalah Audrey Maximillian selaku Co-founder dan CEO Riliv, Ardiana Meilinawati sebagai perwakilan Riliv, lalu Rizqy Ananda dan Artha Turnip sebagai perwakilan Kementerian EPKM. Terdapat 2 sesi pemaparan dan 2 sesi tanya jawab. Sesi 1 membahas mengenai depresi dan anxiety di masa pandemi. Sedangkan sesi 2 membahas mengenai launching EPKM Mental Health Resources.

Why People Should Prioritize Mental Health?
Mental yang sehat akan membuat seseorang menjadi semakin produktif, Hal tersebut juga bisa mengatasi permasalahan pada diri sendiri. Namun, masih banyak stigma yang mengatakan ketika orang yang merasa stress dan lain-lain malah dibilang kurang beriman dan sebagainya.

Tentang Riliv
Menurut WHO setiap 40 detik, 1 orang meninggal akibat bunuh diri. Hal ini diakibatkan oleh depresi. Di masa covid ini, 64% masyarakat Indonesia merasa depresi dan anxiety. Hal tersebut terjadi karena di Indonesia masih minimnya tenaga kesehatan mental terutama di Luar Pulau Jawa, adanya stigma sosial mengenai kesehatan mental, masih belum terjangkaunya penanganan kesehatan mental. Oleh karena itu, dibuatlah “Riliv”. Riliv sudah membantu 350.000 lebih masyarakat di Indonesia dan 80% merasa puas. Riliv juga melakukan campaign dan kolaborasi dengan Instagram serta kolaborasi dengan berbagai lembaga.

1. Fitur Riliv
a. Moodtracker → Bisa mencatat mood setiap harinya
b. Journaling → Media untuk melepaskan emosi melalui tulisan
c. Journey → Panduan aktivitas yang bisa dilakukan sesuai dengan tema-temanta.
d. Story → Akses isu-isu terkini mengenai kesehatan mental
e. Bubble Breath → Melatih Pernapasan agar lebih tenang
f. Riliv Hening → Guided meditation app. Memandu meditasi agar lebih tenang dan dapat produktif kembali.

2. Riliv Konseling
Riliv Konseling merupakan konseling online dengan profesional. Dapat diakses di website Riliv.

Tentang EPKM Mental Health Resources
Fasilitas kesehatan mental yang ada di ITB di antara lain adalah sebagai berikut :

1. BK ITB
subdivisi Ditmawa ITB yang berfokus pada pelayanan konseling dan penunjangan kebutuhan psikis di ITB. Dapat diakses pada https://kemahasiswaan.itb.ac.id. Untuk mengakses, login dengan akun INA lalu akan ditampilkan menu lalu klik menu konseling. Klik tombol buat jadwal konseling lalu isi assessment awal sesuai dengan kondisi kita. Setelah itu, isi rencana konsultasi yang terdiri atas tempat (daring) dan waktu konsultasi. Isi rencana konsultasi lalu klik simpan. Setelah mendapatkan jadwal konsultasi, tunggu admin BK menghubungi melalui email.

2. Peer Counselor – Ganecare App
Ganecare adalah aplikasi mobile yang menghubungkan mahasiswa dengan peer counselor. Peer counselor adalah teman sebaya yang akan menerima cerita. Counselor adalah trainer SMPE/SSDK yang telah diberikan pelatihan Psychological First Aid.
 
3. Bumi Medika Ganesha
BMG adalah fasilitas layanan yang disediakan ITB Terbuka untuk umum dan civitas akademika ITB. Cara mendapat pelayanan: Datang secara langsung > melakukan pendaftaran dan pembayaran > pilih layanan konseling > /…

4. RS Melinda
Cara mendapat pelayanan: Datang secara langsung pukul 16-19 > menunjukkan KTM atau rujukan BMG > lakukan permohonan layanan konseling > dapat melakukan permohonan dengan BPJS.

5. Voucher Riliv
Cara claim voucher Riliv: ketik ITB+NIM.

6. Fasilitas pendampingan kesehatan mental
Jika ingin mengetahui lebih lanjut fasilitas yang ada di ITB, dapat diakses melalui tautan berikut: https://linktr.ee/fasilitasepkm.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *