Di Amsterdam, Oudezijds Achterburgwal merupakan jembatan baja tahan karat hasil 3D printing pertama di dunia. Di Jerman, PERI, perusahaan konstruksi, membuat residensial yang bangunannya berasal dari 3D printing. Bahkan di London, Food Ink merupakan restoran yang menyajikan makanan 3D printing pertama.  Dari Jembatan sampai makanan, Sebenernya apa itu 3D printing ?

3D printing merupakan pembuatan suatu bentuk yang dibuat dengan penambahan perlapisan demi lapisan. Namun 3D Printing berada di tingkatan yang berbeda. Alat ini memiliki kemampuan mencetak sebuah benda dengan tingkat kemiripan yang hampir 100%. Tentunya benda yang dicetak tersebut berupa gambar 3D yang bukan hanya berupa hasil gambar di atas kertas saja.

Keunikan dari penggunaan 3D Printing ini adalah hasil objek yang dicetak tersebut tidak akan diletakkan atau ditampilkan di atas kertas. Dengan adanya 3D Printing, maka manusia akan mulai terbangun dan semakin terbangun imajinasinya untuk membuat sebuah duplikat atau tampilan dari suatu benda menjadi lebih nyata alias persis dengan objek aslinya.

Sama halnya dengan printer kertas, 3D printing memerlukan “tinta” yang disebut dengan filament. Filament dapat terbuat dari berbagai macam material. Hal ini tergantung dengan objek apa yang hendak dibuat. Jembatan yang menggunakan 4.5 ton filamen Stainless Steel ini dibuat oleh perusahaan MX3D. Jembatan tersebut tentunya sudah melalui serangkaian uji coba termasuk Stress Analysis agar aman ketika digunakan. 6 bulan merupakan waktu yang diperlukan untuk membuat jembatan dengan panjang 12,5 m lebar 6,3 m.”

Untuk Food 3D printing, filament berupa pasta yang terbuat dari bahan mentah. Pasta tersebut kemudian diinjeksikan dan mengikuti pola yang sudah diprogram sebelumnya sembari dimasak menggunakan laser. Bentuk makanan yang kompleks dapat dibuat dengan mudah menggunakan teknik ini, tetapi waktu pembuatan masih menjadi masalah yang perlu dihadapi.

Berbeda dengan Food 3D printing, Building 3D printing justru mengedepankan aspek waktu dan efisiensi dari material. PERI Jerman, mengklaim bahwa mesinnya dapat mencetak material dengan laju 1 m/s. Dengan menggunakan HeidelbergCement sebagai bahan dasarnya. Bahkan, dikutip dari u.ae, pada tahun 2030, 25% gedung di Dubai berasal dari 3D printing.

Selain bidang konstruksi dan manufaktur, 3D printing juga sudah merambat ke dunia medis. 3D bioprinting merupakan metode 3D printing yang menggunakan gabungan Cell dan Biomaterial sebagai ‘filamentnya’ . Organ, implan, dan bagian prostetik tubuh memungkinkan untuk dibuat dengan adanya teknologi ini.

Kelebihan pertama dengan adanya teknologi yang dimiliki oleh 3D Printing adalah membuat proses pencetakan menjadi lebih cepat. Alat yang sangat canggih ini bukan hanya unggul dalam mencetak objek dengan tingkat kemiripan yang mendekati sempurna, melainkan proses pencetakannya pun tidak sampai membuat anda menunggu terlalu lama.

Selain itu, salah satu hal mengapa 3D Printing mendapat banyak tanggapan positif adalah karena alat ini mampu mencetak sebuah objek yang nanti hasil cetakannya memiliki tampilan yang sama persis dengan objek asli.  Hasil yang sangat detail inilah yang terkadang membuat kita masih bingung membedakan kira-kira mana objek atau benda yang asli dan mana yang hasil cetakan.

Kelebihan dari 3D Printing yang ketiga adalah alat ini dapat digunakan untuk keperluan produk bagi perusahaan. Beberapa produk yang bisa memanfaatkan 3D Printing adalah mobil, baju, ponsel, motor, perhiasan, sepatu, alat permainan, dan lain sebagainya karena memang produk-produk tersebut membutuhkan hasil contoh yang sama persis dengan objek awal untuk kemudian proses penggandaan.

Namun, di sisi lain tentunya teknologi ini juga tak luput dari berbagai kekurangan. Dengan semua kecanggihan yang dimiliki oleh 3D Printing, siapa yang mengira bahwa alat yang satu ini masih kurang begitu praktis. Hal ini terlihat jelas dari bahan yang digunakan. 

Selain itu, 3D Printing juga hanya mampu menyediakan layanan saja satu saja untuk setiap mesin. Jadi misalnya anda memiliki 3 layanan jasa, maka otomatis anda membutuhkan 3 3D Printing. Tentunya Anda harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit jika ingin mewujudkan keinginan yang satu ini.

Categories: Uncategorized

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *