KKN 2 merupakan kelompok KKN Tematik ITB 2021 yang membawa program Hasta Nirada dengan Tema Air Bersih. Kelompok ini merancang suatu Instalasi Air Bersih yang dapat membantu warga Dusun Nepong dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Program ini dilaksanakan di Dusun Nepong, Kec. Bojonggambir, Kab. Tasikmalaya.

Pada awalnya kelompok KKN 2 memilih tema air bersih. Lalu dikarenakan lokasi telah ditentukan panitia, akhirnya kelompok KKN 2 langsung survey ke lokasi tersebut.

Setelah survei ternyata terdapat masalah yaitu sumber mata air yang jauh dan semisal sedang kemarau sumber air tersebut akan kering. Setelah melakukan survei barulah kelompok KKN 2 mencari solusi dengan cara menyesuaikan temuan ketika survei. Solusi tersebut berupa project instalasi air bersih.

Pemilihan dusun sudah di plot oleh panitia sebelumnya. Dari Kelompok Air Bersih sudah terdapat 5 kelompok yang tersebar di Dusun Ngamplang, Nepong, Saribakti dan Ciroyom. Terdapat 2 tahapan yang pertama pemompaan air dari mata air lalu penyaringan air.

Berdasarkan kondisi air disana, maka dibuat penyaringan sederhana untuk mengendapkan lumpur yang bercampur dengan air. Lalu setelah itu di didistribusikan ke tampungan air berada terpusat di masjid di desa. Masyarakat dapat menikmati air bersih yang tersedia di masjid. Untuk pengelolaan instalasi air diberikan kepada masyarakat disana.

Tantangan yang dihadapi kelompok ini adalah rancangan awal yang tidak dapat diterapkan di wilayah KKN dikarenakan kurang sesuai dengan kontur tanah di desa tersebut. Perlu adanya penyesuaian desain yang lebih sederhana dibanding sebelumnya sehingga perlu merombak rancangan dari awal. Dalam tahap perancangan ulang kelompok KKN 2 banyak dibantu warga lokal dalam memberi masukan untuk desainnya

Mahasiswa KKN kelompok 2 bercerita banyak hal yang berkesan selama KKN berlangsung. Salah satunya, mereka tidak pernah menyangka warga desa akan menerima mereka dengan penuh kehangatan dan senyuman. Mereka bercerita, kemanapun mereka pergi selalu saja mereka disapa dengan warga-warga disana.

Tidak hanya itu, mereka juga bercerita bahwa gotong royong di Desa Nepong sangat mengagumkan bagi mereka, contohnya disaat ada tukang yang harus mengangkut bahan-bahan seperti semen, warga disana mulai dari ibu-ibu hingga anak-anak, semuanya ikut membantu meskipun hanya membawa beberapa batu saja. Bahkan, menurut testimoni para mahasiswa, sempat ada bapak-bapak yang sudah tua membantu membawa satu karung semen sendirian.

Categories: Uncategorized

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *