Bandung, 14 Oktober 2022—Setiap tahunnya, mahasiswa Institut Teknologi Bandung yang baru memasuki tingkat dua perkuliahan akan menjalani orientasi jurusan untuk menjadi anggota resmi himpunan jurusannya masing-masing. Hal ini juga berlaku bagi mahasiswa Teknik Kimia ITB 2021 (TK’21) yang memiliki nama angkatan “Arkatama Jayendra”. Pada tahun ini, Arkatama Jayendra membawakan aksi angkatan bertajuk “APEX 2.0: Empowering Innovation for a Sustainable Future” yang bertemakan “circular economy”. Ketua APEX, Naufal Hamdi Faza, melalui wawancara dengan tim Kiderjenan Lomba, Karya, dan Kemitraan KM ITB menjelaskan beberapa hal terkait acara ini.  

Ide dibuatnya APEX berawal dari kesadaran bahwa banyak sampah berserakan di mana-mana dan kian menumpuk sehingga dibutuhkan solusi untuk meminimalisir volume sampah tersebut. Melalui APEX, Teknik Kimia 2021 ingin memperkenalkan solusi circular economy products kepada masyarakat umum. Produk-produk circular economy merupakan suatu jenis produk yang ramah lingkungan dan berbahandasarkan limbah yang masih bisa diolah menjadi produk yang berkualitas

Salah satu produk circular economy yang dipajang, yaitu pupuk berbahan dasar kulit pisang dan cangkang telur 

Naufal menuturkan, dengan diselenggarakannya APEX ini, masyarakat dapat berkenalan dengan produk circular economy. “Masyarakat mulai terbuka pikirannya kayak, ‘Oh, ada nih produk-produk yang masih saya gunakan sehari-hari, yang dulunya merusak lingkungan, menjadi (produk) yang bisa tidak merusak lingkungan’,” demikian jawabnya. Tak hanya itu, Naufal juga berharap keberjalanan APEX tidak berhenti sampai di angkatan Arkatama Jayendra saja, tetapi dapat diturunkan ke angkatan-angkatan Teknik Kimia selanjutnya, tentunya dengan tema yang berbeda-beda setiap tahunnya. 

Dengan membawa tema circular economy, mahasiswa Teknik Kimia ITB 2021 menghadirkan produk-produk yang mendukung circular economy pada acara utama APEX 2.0, yakni “Arkatama Jayendra Product Expo”, yang diselenggarakan pada Jumat, 7 Oktober pukul 13.00-17.00 WIB di Gedung Campus Center Timur ITB. Acara disambut meriah oleh massa ITB yang antusias melihat produk-produk yang dibawakan pada pameran tersebut. Terdapat pula special performances yang turut menemani para pengunjung ketika mengelilingi berbagai booth

Suasana Arkatama Jayendra Product Expo (Jumat, 7 Oktober 2022) 

Total, terdapat 10 produk yang dipresentasikan kepada para pengunjung pameran. Salah satu booth membawakan produk bernama Melo-Jello

Booth Melo-Jello
Poster booth Mello-Jello

Produk Melo-Jello

Melo-Jello merupakan jeli yang menyerupai nata de coco dengan bahan dasar kulit semangka. Walaupun kulit semangka kerap kali dibuang, nyatanya kulit semangka memiliki kandungan gizi dan ekonomi yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut, salah satunya dengan dibuat menjadi jeli seperti Melo-Jello. 

Kemudian, terdapat pula booth yang tak kalah menariknya, yaitu food packaging dari serat limbah akar wangi dan film plastik kitosan cangkang udang

Produk BioPex
Poster BioPex

“… Di Jawa Barat sendiri banyak limbah akar wangi, biasanya akar wangi sendiri itu biasanya disuling buat (diambil) essential oil-nya, sedangkan tanaman yang abis disulingnya itu kan jadi limbah, dan biasanya kayak, yaudah, dibuang gitu aja atau palingan jadi pupuk. Jadi, kita mikir (limbah ini) bisa diolah menjadi kertas,” ujar salah seorang anggota kelompok produk BioPex. Ia juga menambahkan, limbah akar wangi tersebut diolah dengan cara dipotong kecil-kecil, direbus, diblender (hingga seperti bubur kertas), dicetak, lalu dikeringkan. Kemudian, kertas tersebut dilapisi plastik dari plastik kitosan cangkang udang. Salah satu dibuatnya BioPex adalah menjadi produk multi-layered food packaging yang memanfaatkan limbah organik di lingkungan sekitar. 

Selain kedua booth di atas, terdapat produk-produk dari booth lain yang tak kalah menarik yang dapat dilihat pada akun Instagram resmi APEX, @apex.tekkimitb

Laman Instagram APEX 2.0 Teknik Kimia ITB 

Walaupun menurut Naufal terdapat berbagai tantangan dan kesulitan yang dihadapi Arkatama Jayendra—seperti tempat pelaksanaan yang harus berada di Gedung CC Timur sebagai tindakan preventif bila terjadi hujan sekaligus dianggap sebagai tempat paling ideal sebagai tempat pelaksanaan APEX 2.0—Naufal mengucapkan terima kasih kepada para pengunjung yang turut mendukung acara ini berlangsung dengan lancar. “Kalo dari aku sih, makasih banyak sudah ngeramein acara ini. Gara-gara kalian (pengunjung), (kita) juga bisa nyuksesin acaranya … terima kasih sebesar-besarnya buat orang yang udah nyempetin waktunya, ngeluangin waktunya untuk hadir di acara kali ini,” jawab Naufal.

Categories: Umum

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published.