MALAM PELEPASAN

Bandung, km.itb.ac.id –  Malam yang dingin pada saat itu bersalip dengan deru nafas kemahasiswaan. Itulah keadaan yang terpaparkan pada malam 22 Agustus 2017, antusiasme massa kampus beserta jajaran rektorat ITB dalam mensuarkan semangat pada pelepasan 12 Tim PKM ITB terlukis dalam setiap rona wajah mereka. “Ini merupakan salah satu bukti dari nilai pergerakan, yaitu pengaryaan. Saya sangat bangga dan mengapresiasi teman-teman yang saat ini akan berjuang di PIMNAS” – David Yusuf Prabawa, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Teknik Indurstri.

Suasana Pelepasan ke-12 Tim PKM ITB ke PIMNAS

Warna warni Ganesha pada malam itu terpancar pada perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan yang turut hadir melepas keberangkatan 12 Tim PKM ITB ke PIMNAS di Makassar.

Adapun topik-topik yang diusung oleh 12 Tim PKM ITB yang bertanding di Pimnas adalah sebagai berikut:

  1. MEDALY (Merapi Defense and Welfare System): Konsep Mitigasi Bencana Gunung Merapi dengan Teknologi Volcanic Plug Drilling (VPD) dan Sistem Evakuasi Skytrain yang Memanfaatkan Teknologi Magnetic Levitation dengan Wedhus Gembel sebagai Sumber Energi
  2. Inovasi Produk Daun Singkong dengan Kemasan Green Pack sebagai Upaya Pemanfaatan Produk Lokal Ramah Lingkungan yang Mampu Bersaing di Pasar
  3. ZEPHYRUS: Sistem Pengantar Pesan Cuaca serta Ketinggian Air Sungai Berbasis Android dan SMS Satelit Sebagai Antisipasi Terjadinya Bencana Banjir
  4. Incubator Jinjing Embraces Love Infant for Survival Emergency (I-LIVE): Perlindungan Darurat Berbasis Elektronik sebagai penghangat dan Filtering Material sebagai Penghangat dan Filtering Material sebagai Penyaring Polutan Udara bagi Bayi pada Daerah Bencana
  5. G-FORTAR (Gyroscope for Military): Interferometric Fiber Optic Gyroscope sebagai Sistem Navigasi Inersial dalam Upaya Menuju Indonesia Mandiri Teknologi Alutsista
  6. Metode Kalton (Kaleng Alumunium Beton): Metode Eco-Friendly untuk Menguatkan Ketahanan Dinding Beton terhadap Ledakan dan Meningkatkan Penyerapan Energi Mekanik (Impak)
  7. RFID Markers: Management System Underground Assets dengan RFID untuk Memudahkan Manajemen Aset Bawah Tanah Perusahaan
  8. Audiobook for All, Gerakan Digitalisasi Buku untuk Tunanetra: Macakeun
  9. Rumah Belajarku Tempat Cita-citaku Terbangun (Ajari Cicit Bangun): Sebuah Pengaryaan Pemuda Setempat dan Siswa-siswi SMA Terdekat sebagai Tempat Pengembangan Kreativitas Pengetahuan dan Cita-cita Anak-anak Kampung Girimukti, Desa Sukaluyu, Pengalengan, Jawa Barat
  10. Ortubis: Olahan Cornice Ala Penyandang Tuli Bisu sebagai Wahana Berwirausaha bagi Siswa SMA di Sekolah Luar Biasa Negeri Cicendo
  11. Evaluasi Perbandingan Thickening Agent pada Sabun Cair Daun Kelor untuk Meningkatkan Kualitas Produk Peningkatan Kualitas Gula Merah Serbuk Melalui Proses HFD (Heating, Filter, and Detection) untuk Meminimalisasi Kontaminan Logam di UD ASAMAS, Purwokerto

Ke-12 Tim PKM ITB

“Saya optimis kita bisa juara. Persiapan sudah matang dan sudah berlatih dengan keras. Semoga mendapatkan yang terbaik, dan semoga semangat teman-te’man yang akan berjuang di PIMNAS ini dapat tertular kepada mahasiswa yang lain.” – Dr. Eng. Sandro Miihradi, yang ditemui tengah memberikan pembekalan terhadap 12 Tim PKM ITB.

Pembekalan Tim PKM ITB oleh Pak Sandro

Selain pembekalan yang disampaikan oleh Dr. Eng. Sandro Miihradi selaku Ketua Lembaga Kemahasiswaan ITB, Presiden Kabinet Keluarga Mahasiswa, Ardhi Rasy Wardhana memberikan pesan dan semangat kepada seluruh massa kampus yang hadir pada acara tersebut, “Saya pernah diberitahu alumni bahwa menurut dia, karya di ITB belum menjadi sebuah pergerakan yang menarik banyak massa. Saya berharap ke depannya semangat berkarya di ITB semakin tinggi” – Presiden Kabinet KM ITB, Ardhi Rasy Wardhana.

Ardhi Rasy Wardhana memberikan pesan sebelum ke-12 Tim PKM ITB berangkat

PIMNAS 2017

“Saya sangat mengapresiasi teman-teman yang telah berjuang dari awal hingga akhirnya berangkat ke PIMNAS. Saya juga senang massa kampus antusias dengan pelepasan tim PIMNAS kali ini. Semoga ke depannya kita dapat lebih baik lagi baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Saya berharap antusiasme teman-teman terhadap karya dan PKM semakin meningkat” – Mery Ayu, Ketua Barudak ITB Juara. Jelas sekali kata-kata yang diucapkan oleh Mery Ayu, sang Ketua Barudak ITB Juara pada saat pelepasan 12 Tim PKM ITB ke PIMNAS 2017.

Rangkaian PIMNAS dimulai dari acara Pembukaan berupa seremonial pada Rabu malam, 23 Agustus 2017 berbarengan dengan kehadiran Bapak Dr. Ir. Brian Yuliarto, Ph.D. Keesokan harinya, 24 Agustus 2017 diselenggarakan pameran produk dan poster di sekitar kompleks UMI. Pada malam sebelumnya terdapat perwakilan kelompok yang hadir terlebih dahulu untuk mendekor stand. Pada saat pelaksanaan tiap tim menjelaskan dan memperlihatkan produk dan poster yang telah dibuat kepada para juri dan pengunjung pameran. Juri yang dating berkeliling terdapat 3 orang dan langsung memberikan penilaian. Pada saat siang hari hingga Jumat sor semua tim kumpul di kelas berdasarkan bidangnya masing-masing untuk melakukan presentasi komprehensif bersama para juri. Setiap tim berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik dalam mempresentasikan produk yang telah dibuat dengan berbagai macam keunikan. Metode yang digunakan seluruh peserta sangat bervariatif, ada yang menggunakan drama, puisi, nyanyian, dll.

29 Agustus 2017, penutupan PIMNAS 2017 yang diselenggarakan di Universitas Muslim Indonesia berlangsung dramatis dan mendebarkan. Akun Instagram KM ITB dan PKM ITB turut andil dalam proses menyalurkan siaran langsung keberjalanan kegiatan di sana. Acara tersebut berlangsung sangat meriah dengan adanya beberapa rangkaian acara seperti pentas seni lokal, pesta kembang api, sambutan dari beberapa stakeholder PIMNAS, serta tentunya pengumuman para juara. Seluruh peserta yang berasal dari berbagai kampus di penjuru Indonesia masing-masing memberikan jargon dan yel-yel serta mengenakan jaket almamater kebanggaan mereka sepanjang acara. Mereka sangat bersemangat dalam memeriahkan acara penutupan dan berdebar-debar menunggu pengumuman juara.

Ke-12 Tim PKM ITB dalam PIMNAS

Hingga pada akhirnya, 1 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu, dan 1 Kategori Terfavorit tersuarkan!

HASIL PIMNAS 2017

1 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu, dan 1 Kategori Terfavorit tersuarkan! Pencapaian yang sangat luar biasa oleh ke-12 Tim PKM #BarudakITBJuara pada PIMNAS tahun ini, berikut detail dari hasil PIMNAS 2017:

Macakeun: Juara 1 Presentasi PKM M-2 (Emas)

  1. Muaz Almunziri
  2. Haris Askari
  3. Muhammad Fadhil
  4. Faiz Ghifari Haznitrama

Tim Macakeun

 

Ortubis: Juara 2 Presentasi PKM M-1 (Perak)

  1. Ni Luh Putu Lilis Sinta Setiawati
  2. Said Al Afghani
  3. Gede Aditya Pratama
  4. Ni Putu Amanda Gamayani
  5. Moh Yusuf Febriyanto

 

Zephirus: Juara 3 Presentasi PKM KC-3 (Perunggu) dan Poster terfavorit PKM KC-3

  1. Muhammad Ridho Syahputra
  2. Ahmad Wirantoaji Nugroho
  3. Andryansah Bagas Warno Putra
  4. Aufa Zalfarani Saprudin
  5. Harry Alvin Waidan Kefas
  6. Novianti Rossalina

Tim Zephyrus

Juara 2 Poster PKM KC-4 : I Live (Perak)

  1. Amanda Putri Ismu C
  2. Amin Yahya Z
  3. Ismail Faruqi
  4. Isra Ramadani
  5. Dzatia Muti Syahida

 

Heating, Filter, and Detection: Juara 3 Poster PKM T  (Perunggu)

  1. Imannur Ilmi Rais Akbar
  2. Alfado Dhusi Sembiring
  3. Nurfathonah Wulansari
  4. Catia Julie Aulia
  5. Mumtaziah

Tim HFD

BATU LONCATAN

Sebuah batu loncatan memang keikutsertaan ke-12 Tim PKM #BarudakITBJuara dalam PIMNAS tahun ini. “Tim Zephyrus adalah Tim yang mempunyai catatan yang paling banyak dari Kak Ubai. Aku pribadi sempat kurang percaya diri di PIMNAS karena merasa timku kurang siap berkompetisi di PIMNAS. Tambah tidak percaya diri dan nervous waktu PIMNAS mulai, melihat tim-tim dari universitas lain lebih keren dan lebih inovatif. Waktu presentasi di kelas, pun Juri bertanya lebih mendalam pada bidang Meteorologi. Setelah presentasi sudah pasrah dan lebih menyerahkan segalanya kepada Tuhan, apapun hasilnya akan tim terima karena kami merasa banyak tim yang lebih bagus daripada Zephyrus, tapi akhirnya Zephyrus memenangi 2 kategori dalam PIMNAS tahun ini. Sangat senang mendapatkan pengalaman baru, dan sekaligus senang. Harapannya adalah Zephyrus ini dapat diteruskan oleh kader-kader Atmosphaira (Himpunan Mahasiswa Meteorologi ITB, red) selanjutnya karena pada awalnya Zephyrus merupakan proker yang tidak berjalan karena masalah pendanaan. Dan terakhir, semoga ITB dapat membawa lebih banyak tim ke PIMNAS tahun depan, dan harus jadi Juara Umum!” begitulah cerita Aufa Zalfarani, tim Zephyrus yang pada saat itu langsung memberikan beberapa kesan terhadap momen ini.

Semoga prestasi-prestasi yang telah disuarkan sejauh ini akan menjadi suar pergerakan kemahasiswaan pada tahun-tahun berikutnya!

Salam Ganesha!

Kementerian Koordinator Komunikasi dan Informasi

Kabinet Suarasa KM ITB 2017

#SuakanRasaSuarkanAsa

Sebarkan!