Mei di ITB

[KILAS BERITA – Aksi Peringatan Hari Buruh]

km.itb.ac.id, Bandung – Pada 1 Mei 2017 Presiden KM ITB, Ardhi Rasy Wardhana menyampaikan orasi di mimbar bebas dihadapan para buruh, jurnalis, mahasiswa, dan masyarakat tepat di depan Gedung Sate.

 

Dalam orasinya yang mewakili KM ITB, Ardhi menyampaikan tiga tuntutan dari KM ITB yang ditujukan kepada pemerintah, yakni:

  1. Menolak outsourcing sampai adanya produk hukum yang menjamin kesetaraan hak-hak buruh outsource dan buruh kontrak dengan buruh tetap.

 

  1. Menuntut DPR RI membuat instrumen hukum baru yang memberikan efek jera kerepada pelanggar mengenai Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja untuk mengganti UU No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja.

 

3.Menolak Peraturan Menteri Industri No. 466 Tahun 2014 Tentang Objek Vital Nasional Sektor Industri sampai adanya pengkajian ulang penetapan objek vital nasional sektor industri agar tidak mengekang hak-hak buruh dalam berpendapat.

 

Di akhir orasinya, Ardhi mengajak seluruh peserta aksi untuk menyanyikan lagu ‘Buruh Tani’ bersama-sama dan ditutup dengan menyampaikan Salam Ganesha.

 

Massa KM ITB mengikuti Aksi Mayday dengan bergabung bersama Kaum Buruh dan melaju menuju Gedung Gedung Sate bersama-sama. Aksi berisi orasi dan mimbar bebas. Sebelum terjun, mass aksi KM ITB diberi pengarahan yang dipimpin oleh Koordinator Lapangan di Kubus, depan kampus ITB Ganesha. Setelah melakukan pengarahan, setidaknya enam puluh massa aksi telah melaju menuju Monumen Perjuangan sebelum nantinya pergi ke Gedung Sate.

 

Aksi untuk memperingati May Day ini diikuti oleh ribuan buruh. Rangkaian aksi berupa long march dari monumen perjuangan dan orasi yang berpusat di depan Gedung Sate. KM-ITB turut serta dalam aksi ini.

 

(Watch through https://youtu.be/25iLiUgmuzQ for full version)

 

 

 

[KILAS BERITA – Nescafe Kickstart Pacu Kreativitas Mahasiswa Menjadi Entrepreneur]

km.itb.ac.id, Bandung – Senin (1/5/2017) di Aula Timur ITB telah diselenggarakan Nescafe Kickstart dengan pembicara Putera Dwi Karunia (CO Founder Bro.do) dan Eduardus Adityo (CO Founder Elha.us). Sekitar 287 peserta memenuhi aula bersejarah tersebut. “Nescafe bekerja sama dengan Kementerian Implementasi Bisnis (KIB) Kabinet KM ITB untuk mengadakan roadshow ini,” ucap Arrizka P. Faida (Manajemen 2018) selaku ketua panitia. Ada 20 kampus seluruh Indonesia yang dikunjungi termasuk ITB.

 

Nescafe Kickstart merupakan sebuah program untuk anak muda berjiwa entrepreneur yang ingin mewujudkan ide bisnisnya. Bersama para mentor yang sudah terbukti di bidangnya, peserta akan mempelajari semua hal yang diperlukan untuk memulai sebuah bisnis.

 

Pembicara pertama adalah Putera yang tidak lain sebagai alumni Teknik Kelautan ITB angkatan 2007. Ia merintis usaha Bro.do karena sahabatnya yang membutuhkan sepatu. Bro.do adalah start up bussiness dalam produksi dan pemasaran sepatu. Platform yang digunakan berupa e-commerce. Menurut Putera, basic mindset yang perlu dipunyai seorang entrepreneur adalah kita harus “menikah” dengan bisnis kita yang artinya berani menanggung risiko 24 jam. Selain itu, saat kita berhenti belajar, maka kita berhenti berkembang. Satu yang paling utama adalah memastikan semua hal telah terukur.

 

Saat menjelaskan kondisi pasar, Putera menyarankan untuk tidak menyia-nyiakan waktu. Langkah menghasilkan ide yaitu dengan memunculkan inovasi, penemuan baru, dan sesuai dengan passion/keinginan kita.

 

Sesi kedua dari Elha.us. Elha.us merupakan bisnis fashion berupa jeans dengan produk andalan denim. Produk ini terinspirasi dari cowboy di Amerika. Konsep yang diusung adalah membuat jeans kualitas internasional dengan harga standar dan terjangkau. Salah satu produk mereka yang sedang hitz adalah jaket boomber yang terinspirasi dari tentara Amerika Serikat. Kolaborasi adalah hal yang penting terutama dalam hal sharing market.

 

Di akhir acara, ada mini challange berupa pembuatan mini bussiness plan yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk memulai bisnis. Ide start up ini dapat disubmit di www.sahabatnestle.co.id/nescafekickstart hingga 31 Mei 2017. Empat pemenang akan mendapatkan hadiah masing-masing 50 juta rupiah.

 

 

[KILAS BERITA – HME ITB Selenggarakan Kompetisi dan Seminar SAKAMAGA]

km.itb.ac.id, Bandung – SAKAMAGA merupakan singkatan dari ‘Sayembara Karya Tulis Ilmiah Ganesha’. Sesuai dengan namanya, kegiatan ini merupakan kompetisi karya tulis ilmiah yang diperuntukkan kepada mahasiswa seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Elektroteknik (HME) ITB dan diikuti oleh berbagai universitas. Topik karya tulis ilmiah yang dilombakan adalah “Karya Inovatif Anak Bangsa Untuk Mewujudkan Sustainable Development Goal (SDG) Indonesia”. Seperti perlombaan karya tulis ilmiah pada umumnya, peserta mengirimkan abstrak dan kemudian dipilih beberapa terbaik untuk melakukan presentasi dihadapan juri. Total peserta yang mengikuti kompetisi ini adalah 195 tim dengan 80 tim diantaranya mengumpulkan full paper. Dari 80 tim tersebut, terpilih 15 tim yang menjadi finalis.

 

 

Kegiatan puncak SAKAMAGA sendiri dilaksanakan pada Senin (01/05/2017) di Ruang 9022 TVS Kampus ITB Ganesha. Selain mengadu kemampuan presentasi dari finalis kompetisi karya tulis ilmiah, kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan ini juga menghadirkan seminar dengan tema Inovasi Teknologi dan Pendayagunaan IPTEK. Pembicara yang menjadi narasumber adalah Bapak Cahyadi Setiawan, co-founder RoboMarine Indonesia dan Bapak Irwan Purnama, peneliti Balai Pengembangan Instrumentasi LIPI.

 

 

Menurut keterangan dari Shafiyyah, ketua acara SAKAMAGA, kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi program kerja HME yakni untuk membentuk tim riset. Kegiatan serupa kemungkinan akan digelar kembali pada tahun depan. Berikut adalah hasil kompetisi lomba karya tulis ilmiah SAKAMAGA:

 

 

Juara 1: Universitas Katolik Atma Jaya

 

Implementasi Konsep Eco-City dalam Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals:   Anthropomorphism, Tempat Sampah dan Upaya Menciptakan Habitus Baru Masyarakat Kota.

 

 

Juara 2: Universitas Gadjah Mada

 

KLU: Solusi Modern Berbasis Digital dalam Menangani Kebimbangan Pemilihan Program Studi Bagi Pelajar.

 

Juara 3: Universitas Negeri Semarang

 

Removal Fosfat Pada Limbah Laundry dengan Slow Sand Filter dan Activated Carbon Berbasis Limbah Daun Jati Menggunakan Aktivasi ZnCl2 dan Radiasi Gelombang Mikro.

 

Juara Favorit: Universitas Sumatera Utara

 

Schneider Salinity Control: Inovasi Teknologi Dielektrik Sebagai Alat Deteksi Kadar Salinitas Air Kolam dan Pemercepat Laju Perkembangan Ikan Gurame (Osphronemus Goramy Lac).

 

Sumber dokumentasi: HME ITB

 

 

[KILAS BERITA – Veni, Vidi, Vici, Tim Voli Putra ITB]

km.itb.ac.id, Bandung – Selasa (02/05/2017)

Dalam rangka persiapan sebelum berangkat ke Jakarta pukul 05.00 esok (03/05/2017) dini hari, Tim Voli ITB berkumpul untuk melakukan briefing sekaligus latihan di Lapangan Voli CC Barat.

 

Ditemani pelatih bernama Andi Irwandi, yang juga merupakan mantan anggota Unit Bola Voli (UBV) ITB, Davyn Benitto (Teknik Mesi 2014) selaku kapten, bersama timnya tengah mempersiapkan strategi dalam menghadapi lawan tandingnya, sembari menunggu kedatangan enam atlet lainnya.

 

Sore ini, Kementerian Olahraga dan Kesehatan yang berada dibawah Kemenkoan Dinamisasi Kampus Kabinet KM ITB, bertemu dengan enam dari 12 atlet Tim Voli Putra ITB untuk memberikan dukungan dan doa agar dapat melakukan pertandingan esok dengan baik.

 

Kompetisi yang diselenggarakan Universitas Tarumanagara diberi nama Tarumanagara Sport and Art Competition 2017 dan telah mencapai tahap final untuk cabang bola voli. Pertandingan besok akan dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB, dan akan mempertemukan Tim Voli ITB dengan Universitas Atma Jaya.

 

Selamat bertanding Tim Voli ITB! Doa kami menyertaimu, semoga dapat kembali ke Ganesha dengan membawa gelar juara.

 

Sumber dokumentasi: Unit Bola Voli ITB

 

 

[KILAS BERITA – Peringati Hari Buruh dan Hari Pendidikan, KM ITB Apresiasi Kerja Keras Para Petugas di ITB]

km.itb.ac.id, Bandung – Peringatan hari buruh dan hari pendidikan menjadi momentum introspeksi bagi mahasiswa ITB untuk lebih menghargai kehadiran para pegawai ITB yang ada di sekitarnya. Bukan berbentuk demonstrasi massa, namun hanya berupa momentum berbagi kepada mereka yang terkadang diabaikan oleh mahasiswa. Hampir seluruh petugas keamanan, petugas kebersihan, dan petugas parkir autoparking memberikan senyuman kecil mereka ketika perwakilan mahasiswa memberikan susu dan ungkapan terima kasih pada Selasa (02/05/2017).

 

Tidak hanya sekedar berbicara terkait nasib para pekerja di luar ketika hari buruh dilangsungkan, KM ITB pun berbicara tentang nasib para pekerja berada di kampus tercinta. Agenda apresiasi ini merupakan lanjutan dari peringatan hari buruh dan hari pendidikan. Sebagai bentuk ungkapan terima kasih mahasiswa kepada para petugas ITB yang senantiasa hadir di sekitar mereka. Perlu kita ketahui bahwa hampir setengah dari jumlah petugas keamanan dan kebersihan ITB merupakan pegawai kontrak (oustsourcing). Sedangkan untuk para pegawai Autoparking, seluruhnya adalah pegawai kontrak (oustsourcing). Mereka merupakan bagian dari masyarakat akademik di kampus ITB yang perlu juga untuk kita hargai kerja kerasnya.

 

Dengan momentum ini, mari kita sama-sama berintrospeksi untuk lebih menghargai dan berperilaku sopan santun kepada sesama masyarakat akademik di kampus ITB. Mulai berempati kepada sesama.

 

Kementerian Advokasi Kebijakan Kampus

Kemenkoan Kesejahterahan Mahasiswa

 

 

[KILAS BERITA – Kabinet KM ITB Menghadiri Seminar Keislaman dan Keindonesiaan]

km.itb.ac.id, Jakarta – Pada Sabtu pagi (06/05/2017) Kabinet KM ITB 2017 menghadiri sebuah seminar bertemakan “Keislaman dan Keindonesian – Aktualisasi Pemikiran dan Perjuangan Hadratus Syaikh KHM. Hasyim Asy’ari” di Gelora Tanah Abang.

 

Acara ini diawali dengan sambutan dari Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid, membahas perihal kondisi keislaman di Indonesia pada masa kini, termasuk mengenai pesantren di Indonesia.

 

Setelah itu dilanjutkan dengan pidato yang dibawakan oleh Dr. KH. Zulkifli Hasan, S.E., M.M selaku ketua MPR RI yang juga membuka secara resmi acara seminar, dengan mengetok gong sebanyak lima kali pada pukul 10.40 WIB Sabtu pagi.

 

 

[KILAS BERITA – Diklat Dasar Aktivis Terpusat 2017]

Telah berlangsung pembukaan serta hari kedua Diklat Dasar Aktivis Terpusat 2017. Acara dibuka dengan sambutan dari Presiden KM ITB pada hari Minggu (14/05/2017) kemarin.

 

DDAT merupakan acara untuk TPB 2016 mengenai pendidikan dan pelatihan untuk membentuk kader-kader aktivis yang baik. Acara ini akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 14 hingga 16 Mei 2017 dan diikuti 47 peserta dari berbagai fakultas.

 

Harapannya, dari kegiatan DDAT ini peserta dapat mengembangkan dirinya sesuai dengan ilmu yang telah diberikan serta dapat menjadi mahasiswa yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

 

Kementerian Pengembangan Karater TPB

Kemenkoan Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa

Kabinet Suarasa

KM ITB 2017/2018

 

[KILAS BERITA – AKSI #ANTISERAMPANGAN]

km.itb.ac.id, Jakarta – Pada 19 Mei 2017 Sekitar 140 massa KM ITB yang mengikuti Aksi Anti Serampangan pada hari ini baru saja sampai sekitar pukul 09.00 pagi tadi di sekitar Parkiran Timur Senayan Jakarta. Aksi ini ikut diramaikan oleh beberapa  perwakilan massa BEM UI dalam menyuarakan tuntutan-tuntutannya beserta penyampaian Buku kepada Letjen Purn. E. E. Mangindaan selaku wakil Ketua MPR RI. Aksi ini diliput oleh stasiun televisi swasta nasional.

 

Pukul 14.15 WIB, Mimbar Bebas dimulai. Beberapa perwakilan dari massa KM ITB dan massa BEM UI menyuarakan orasi-orasinya terkait tuntutan-tuntutan yang di bawa. Pukul 14.35 WIB, perwakilan massa KM ITB menampilkan sebuat pertunjukkan teatrikal mengenaik kasus di Rembang.

 

Pukul 16.50 WIB, Ardhi Rasy Wardhana selaku Presiden KM ITB dan Muhammad Syaeful Mujab selaku Ketua BEM UI akhirnya keluar dari Gedung DPR-MPR RI. Di atas mobil aksi, Ardhy dan Mujab menceritakan kronologis selama pihak mahasiswa berada di dalam gedung dan mengungkap kekecewaannya kepada DPR RI karena buku kajian yang berisi tuntutan dari KM ITB dan BEM UI sama sekali tidak dihiraukan. Namun, pihak mahasiswa mendapat undangan dari MPR RI untuk melakukan audiensi terkait buku kajian tersebut pada Senin (22/05/2017) pukul 11.00 WIB mendatang.

 

Pukul 17.10 WIB, aksi akhirnya ditutup dengan melantunkan lagu Indonesia Raya bersama-sama di depan Gedung DPR-MPR RI, dilanjut dengan pelantunan Salam Ganesha oleh massa KM ITB dan Hymne UI oleh massa BEM UI. “Hari ini bukanlah akhir dari perjuangan kita, melainkan awal baru bagi perjuangan kita.” tutup Ardhy.

 

 

 

[KILAS BERITA – Anti Serampangan: Round Table Discussion]

Round Table Discussion Lembaga Pengkajian MPR RI ialah suatu forum diskusi yang bertujuan untuk mengkaji mengenai konstitusi yang kemudian dapat diimplementasikan menjadi rumusan GBHN dan amandemen UUD apabila memang dirasa perlu.

 

Setelah melakukan audiensi dengan pimpinan MPR RI pada Senin (22/05/2017), keberlanjutan aksi #antiserampangan (19/05/2017) dilakukan oleh perwakilan KM ITB dengan mengikuti RTD yang bertajuk “Sistem Perekonomian Nasional Untuk Mewujudkab Kesejahteraan Sosial Berdasarkan UUD NRI Tahun 1945” hari Selasa pagi ini (23/05/2017). Turut hadir pada diskusi tersebut, Wakil Ketua MPR RI E. E. Mangindaan, Ketua Biro Pengkajian MPR RI, pakar ekonomi Rizal Ramli, Dr. Tanri Abeng MBA, Salamuddin Daeng, ketua KEIN dan guru besar ekonomi dari UI, UGM, UNPAD, dan universitas lainnya, serta para pakar ekonomi lainnya.

 

Forum diskusi berbicara searah dengan tuntutan KM ITB poin pertama untuk mengembalikan perekonomian Indonesia dari ekonomi yang menjunjung tinggi kedaulatan pasar kepada ekonomi yang menjunjung nilai moral, kekeluargaan, dan gotong royong. Dan bahwasanya perekonomian Indonesia saat ini lebih mengarah pada neolib. Forum diskusi memberikan banyak wawasan baru bagi perwakilan KM ITB yang hadir.

 

Forum diskusi dimulai dengan pengantar dari kepala biro pengkajian MPR RI dan dilanjutkan dengan diskusi terbuka yang akan digunakan untuk menyampaikan hasil kajian KM ITB oleh perwakilan KM ITB jika berkesempatan.

 

 

[KILAS BERITA – ANTI SERAMPANGAN: AUDIENSI DENGAN PIMPINAN MPR]

“Dari beberapa kajian yang kami lakukan, terdapat kesimpulan bahwa ekonomi kita semakin jauh dari ekonomi kerakyatan dan juga banyak proyek-proyek yang dipaksakan hingga melangkahi hukum yang harusnya menjadi sandaran.” tegas Ardhi Rasy Wardhana.

 

Menindaklanjuti aksi #antiserampangan yang berlangsung hari Jumat (19/05/2017), Senin ini (22/05/2017) perwakilan KM ITB dan IKM UI bertemu dengan wakil ketua MPR RI, Letjen Purn. E. E. Mangindaan.

 

Presiden KM ITB, Ardhi Rasy Wardhana memaparkan terlebih dahulu mengenai hasil kajian dan tuntutan yang dibawa di aksi #antiserampangan. Akan dilanjutkan dengan diskusi dua arah dan diharapkan akan ada suatu kesepakatan mengenai keberlanjutan diskusi ini.

 

 

[KILAS BERITA – GEMA AKSARA]

Tepat pada peringatan hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2017, Skhole ITB Mengajar mengadakan talkshow pendidikan bertema “Pendidikan Karakter Kreatif untuk Generasi Emas 2045” yang berlokasi di Graha Pos Indonesia, Bandung. Beberapa tokoh penting dari kalangan yang berbeda hadir menjadi pembicara, yaitu Popong Otje Djundjunan (Anggota DPR RI Komisi X), Munif Chatib (Penulis buku best seller “Sekolahnya Manusia”), M. Rizal Arryadi (Operational Director Yayasan Pemimpin Anak Bangsa), dan Ineu Rahmawati (Foounder  Volunteerism Teaching Indonesian Children). Masing-masing pembicara menyampaikan peran-peran tiap komponen dari masyarakat untuk Generasi Emas 2045, bagaimana rendahnya minat baca bangsa Indonesia disoroti, cara kita bersama menyiapkan Generasi Emas Indonesia, dan bagaimana ternyata seringkali generasi emas hanya disiapkan untuk anak-anak padahal kita yang sudah dewasalah yang akan mengajari generasi emas itu sendiri.

 

Talkshow pendidikan yang berlangsung mulai pukul 08.00-14.00 tersebut merupakan puncak dari serangkaian acara Generasi Emas Aksi dalam Suara (GEMA AKSARA). Sebelumnya, telah diadakan pre event berupa lomba Festival Anak Indonesia yang diikuti oleh komunitas pendidikan dan budaya di Bandung dan sekitarnya serta wahana permainan. Selain itu, Skhole ITB Mengajar juga mengadakan Lomba Menulis Surat dengan 300 peserta dari adik-adik setingkat sekolah dasar. Pemenang lomba Festival Anak Indonesia, Putri Januar dengan tari jaipongnya dan pemenang Lomba Surat, Zahra Luthfiya Maisara dengan suratnya untuk Menteri Pendidikan RI, turut memeriahkan acara talkshow tersebut. Selain itu, terdapat pula penampilan dari Sotcha, klub musik dari komunitas tunanetra. Tak mau kalah, di penghujung acara, adik-adik dari tiap rumah belajar Skhole ITB Mengajar pun unjuk gigi dengan penampilan rebana, band, dan drama musikal. Seusai acara, peserta talkshow disuguhi dengan pameran cita yang berisi surat-surat peserta lomba dan pameran dari komunitas-komunitas pendidikan.

Sumber Dokumentasi : Panitia Gema Aksara

 

[KILAS BERITA – Baraya Kisunda : Rekatkan Kerabat pada Budaya Sunda]

Malam yang sendu kini tersapu berkat terselenggaranya Agenda Badag (AB) oleh unit kegiatan mahasiswa Lingkung Seni Sunda (LSS) ITB pada Sabtu (20/05/2017). Pagelaran yang rutin digelar setiap tahun ini berhasil menarik perhatian, tak hanya keluarga anggota LSS, tetapi juga masyarakat umum. Terbukti, lebih dari 700 orang berhasil memadati Aula Timur ITB terhitung sejak open gate pada pukul 17.00 WIB. Berbeda dengan tahun sebelumnya, AB tahun ini bertajuk “Baraya Kisunda” dan mengangkat tema longser “Drama Sunda”.

Rangkaian kegiatan Baraya Kisunda sebenarnya meliputi Temu Alumni, Pawai CFD LSS, dan ditutup dengan Karya Pagelaran yang merakyat untuk memperingati Dies LSS yang ke-46 tahun. Menariknya, karya pagelaran berupa drama ini mengangkat kehidupan kemahasiswaan dan fenomena terkini, tetapi tetap dikemas dengan komedi.

 

Selain itu, karya pagelaran ini diselingi pula dengan kesenian sunda seperti upacara Adat Bubuka, tari Jaipong Bajidor Kahot, Longser Saucap Metu, Kacapi Suling Kawih, tari Klasik Merak, rampak kendang LSS ITB, dan upacara Adat Tututup. Dengan begitu, penonton pun tak khawatir kebosanan karena mata acara datang silih berganti. Tak hanya terhibur dengan drama yang penuh gelak tawa,  penonton juga terbawa suasana setelah menonton tarian dan permainan alat musiknya.

 

Muhammad Ilyas (Fisika Teknik 2015), ketua Baraya Kisunda,  mengaku bahwa acara diselenggarakan untuk menjaga dan meningkatkan hubungan baik LSS dengan pihak luar LSS ITB, sekaligus sebagai sarana bagi Anggota Biasa Baru LSS untuk mendapatkan kebanggaan terhadap kesenian di LSS. “Diharapkan agar LSS terus dapat menjalin hubungan baik dengan seluruh pihak dan LSS yang lebih ‘Genah Merenah Tumaninah’,” ungkap Ilyas terkait harapan terselenggara Baraya Kisunda.

 

 

 

[KILAS BERITA—Meningkatkan Kesadaran terhadap Masyarakat yang Berteknologi Melalui Telemotion 2017]

Sebagai suatu ajang pencerdasan mengenai teknologi telekomunikasi dan perkembangannya di Indonesia, Minggu (21/05/2017) lalu telah rampung rangkaian acara dari pre-event Telemotion 2017 oleh Ikatan Mahasiswa Telekomunikasi ITB (IMT ITB). Mengangkat tema ‘Mewujudkan Telekomunikasi Indonesia yang Mandiri’, pre-event ini menyelenggarakan pula lomba esai, olimpiade telekomunikasi, serta seminar teknologi ‘Huawei Tech Day’.

 

Masih mengusung bidang keteknikan telekomunikasi, lomba esai dan olimpiade telekomunikasi merupakan suatu ajang berkompetisi untuk para siswa dan siswi se-Indonesia. Selain untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA terhadap teknologi telekomunikasi, termasuk jurusan Teknik Telekomunikasi, pada umumnya, kegiatan ini juga memiliki objektif untuk mencari inovasi-inovasi dari teknologi terbarukan tersebut. Animo dari target peserta tersebut pun terbilang baik mengingat para pendaftar dari lomba ini tersebar hingga Medan dan juga Makassar.

 

Tim dari MAN Insan Cendekia Serpong pun menyabet juara 1 dengan esainya yang berjudul “Teknologi Augmented Reality dalam Aplikasi Fashion Marketing (Pemasaran Mode): Ruang Pas” sedangkan SMAN 1 Badegan Ponorogo dan MAN 3 Kediri harus cukup puas berada di posisi kedua dan ketiga. Pada Olimpiade Telekomunikasi, tim dari SMAN 3 Denpasar mampu merebut tempat pertama, diikuti oleh tim dari SMA Taruna Nusantara, SMAN 3 Malang, SMA Taruna Nusantara, serta SMAN 3 Denpasar pada podium kedua, ketiga, keempat, dan kelima secara berurutan.

 

Selain kedua lomba tersebut, turut diselenggarakan pula seminar teknologi hasil kerja sama Ikatan Mahasiswa Telekomunikasi ITB (IMT) dengan PT Huawei Tech Investment di Aula Barat ITB. Sebuah acara yang mengusung tema ‘Indonesian to be a Technosociety’ ini terbagi menjadi tiga sesi, mulai dari Yohanes, selaku HR Deputy Director PT Huawei Indonesia, Johan O. Silalahi, selaku Chairman JCapital serta Komisaris Independen PT Bukit Asam Tbk., Mohamad Rosidi, selaku Deputy Director National ICT Strategy and Business Development PT Huawei Tech Investment, Lo Khing Seng, selaku Sales Director Huawei Device Indonesia, Suharsono Hartono, sebagai  Vice President Engineering E Hive, serta Kevin Joviand, selaku senior business development tokopedia. Materi yang disampaikan pada seminar kali ini pun terkait masyarakat yang berteknologi dan potensi serta kesiapan Indonesia dalam mencapai masyarakat yang berteknologi tersebut melalui kacamata para profesional. Pada acara ini pun turut diselenggarakan wawancara untuk magang  dan bekerja di PT Huawei Tech Investment .

 

Pre-event ini merupakan suatu “pemanasan” dari main event  Telemotion 2017 yang akan digelar pada tanggal 14 dan 15 Oktober 2017 mendatang. Harapannya, acara ini dapat memberikan manfaat secara luas terhadap masyarakat umum serta meningkatkan soft skill dan semangat berhimpun.

 

Sumber Dokumentasi : Panitia Telemotion 2017

 

 

[KILAS BERITA – Keberangkatan Ekspedisi Pelita Muda 3]

Kamis (25/05/2017) kemarin, prosesi pelepasan delapan orang ekspeditor perwakilan dari Pelita Muda ITB diadakan di Amphiteater Arsitektur. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai rangkaian dari program tahunan Pelita Muda, yaitu Ekspedisi Pelita Muda yang ketiga. Ekspedisi kali ini akan berlansung pada 25 Mei 2017-18 Juni 2017.

 

Destinasi Ekspedisi Pelita Muda kali ini salah satunya adalah Desa Bebanas, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Latar belakang pemilihan tujuan perjalanan ke daerah ini karena Kecamatan Sebuku termasuk dalam salah satu daerah Tertingal, Terdepan, dan Terluar (3T) Indonesia. Hal ini sesuai dengan misi Ekspedisi Pelita Muda, yaitu melihat secara langsung kondisi daerah 3T di Indonesia. Selain Itu Kecamatan Sebuku memiliki potensi kekayaan alam dan budaya yang belum terlalu dikenal. Oleh karena itu, Ekspedisi Pelita Muda ini diharapkan menjadi cara untuk membuka ruang informasi mengenai potensi kekayaan alam dan budaya di wilayah perbatasan Indonesia.

Sumber Dokumentasi : Pelita Muda ITB

 

 

[KILAS BERITA – Seruan ‘Indonesia Tetap Bersatu’ oleh KM ITB]

Pada hari Rabu sore (31/05/2017), telah berlangsung sebuah aksi bertajuk ‘Indonesia Tetap Bersatu’ di Plaza Widya Nusantara, Kampus Ganesha. Lebih dari seribu massa KM ITB memadati Plaza Widya Nusantara.

 

Aksi ini dimulai dengan menyanyikan lagu ‘Satu Nusa Satu Bangsa’ bersama-sama. Lalu aksi ini dilanjutkan dengan deklarasi oleh Ardhi Rasy Wardhana selaku Ketua Kabinet KM ITB. Beliau menyampaikan kondisi bangsa saat ini terjadi banyak konflik horizontal yang berpotensi memecah belah bangsa. Beliau menyeru kepada mahasiswa seluruh Indonesia, aparat negara, tokoh  masyarakat, dan media untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Aksi ini dilanjutkan dengan pemanjatan doa oleh lima perwakilan agama. Lalu diakhiri dengan pembacaan Sumpah Pemuda dan ditutup dengan bernyanyi ‘Satu Nusa Satu Bangsa’ kembali dan pelantunan Salam Ganesha.

 

Dokumen sikap dapat diakses di link berikut

http://bit.ly/Indonesiatetapbersatu

 

Kemenkoan Dinamisasi Kampus

Kabinet Suarasa 2017/2018

 

Sebarkan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *