BANDUNG, km.itb.ac.id – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mengadakan sosialisasi draft peraturan tentang organisasi kemahasiswaan perguruan tinggi. Kegiatan sosialisasi mengundang 30 perguruan tinggi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Setiap perguruan tinggi menghadirkan Dirmawa dan perwakilan mahasiswanya. Kegiatan diselenggarakan di Aston Hotel Bekasi, selama 2 hari, Kamis hingga Jumat (14-15/12/2017).

Diskusi dalam kegiatan berlangsung tertib, dan perguruan tinggi dari setiap daerah seperti Papua, Maluku, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, hingga Sumatera memberikan masukan dan pandangan terhadap draf peraturan menteri. Dalam diskusi disampaikan bahwa draf ini sudah merupakan draf ke 11. Selama diskusi setiap perguruan tinggi memberikan kritik, saran, hingga keberatan dan menolak.

Dalam kesempatan ini, Ardhi selaku Presiden KM ITB menyampaikan pernyataan sikap mahasiswa ITB yang menolak Draf Permenristekdikti tentang Organisasi Kemahasiswaan Perguruan Tinggi dan menuntut diberlakukannya Kepmendikbud Nomor 155/U/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi. Perwakilan mahasiswa lainnya yang menyatakan sikap menolak draf tersebut di antaranya adalah UI, UGM, UNJ, dan IPB.

Dalam organisasi kemahasiswaan, pertimbangan yang diberikan harus tetap menganut prinsip dari, oleh, dan untuk mahasiswa. Selain itu, tidak ada urgensi untuk mengganti secara keseluruhan Kepmendikbud Nomor 155/U/1998 ke Draf Permenristekdikti.

Kementerian Koordinator Sosial dan Politik
Kementerian Media dan Informasi
Kementerian Koordinator Komunikasi dan Informasi
Kabinet Suarasa
KM ITB 2017/2018

#Suarasa
#SuarkanAsaSuakanRasa